Standar 5: Staf Pengajar

Dosen yang terdapat di Program Studi Pendidikan Manajemen Perkantoran berjumlah 24 orang dosen tetap yang bidang keahliannya sesuai dengan program studi dan semuanya minimal berpendidikan S2. Dari 24 dosen ini, dua orang berkualifikasi guru besar, lektor kepala 11 orang, lektor 4 orang, dan 7 orang asisten ahli. Dilihat dari jenjang pendidikannya 13 orang S3 dan 11 orang S2. Para dosen yang sudah bergelar doktor 3 diantaranya sedang diusulkan menjadi guru besar.

Kepakaran yang dimiliki dosen-dosen ini dibidang kependidikan, manajemen, manajemen perkantoran dan komunikasi. Dosen yang mengajar di Program Studi Manajemen Perkantoran untuk setiap dosen tidak ada dosen yang berstatus kontrak, tetapi semua dosen berstatus penuh waktu. Jika terdapat diantara dosen tersebut memasuki usia pensiun, sebelumnya sudah dapat diusulkan untuk perekrutan dosen baru apabila tidak memiliki lagi dosen dengan kompetensi bidang kajian itu. Sistem pengangkatan dosen di Program Studi Pendidikan Manajemen Perkantoran dilakukan sesuai dengan ketentuan pemerintah dan berlaku secara nasional. Proses pengadaannya dimulai dari usulan dengan kebutuhan dosen dengan kualifikasi dan kepakaran tertentu oleh program studi ke Fakultas dan dari fakultas diteruskan ke universitas. Universitas selanjutnya mengusulkan ke Pemerintah. Setelah lulus dari seleksi secara nasional kemudian proses seleksi dilanjutkan di tingkat Universitas yang pelaksaannya di fakultas masing-masing dengan tim seleksi berdasarkan Surat Keputusan Rektor. Di dalam test tersebut termasuk test kemampuan mengajar. Tentu saja test dilakukan secara jujur dan transparan sesuai sistem dan prosedur yang ada.

Setiap dosen pengampu mata kuliah harus menjelenggarakan perkuliahan sebanyak 16 kali Pertemuan selama satu semester sesuai dengan sks dari mata kuliah tersebut. Satu sks setara degang 50 menit. Mekanisme control kehadiran dosen dibuktikan dengan Berita Acara Perkuliahan yang didalamnya menginformasikan kehadiran dosen dan mahasiswa secara Materi Kuliah yang disampaikan.

Beberapa dosen pada Program Studi Pendidikan Manajemen Perkantoran ada yang terlibat dalam kegiatan pembelajaran di luar program studi baik di dalam kampus maupun di luar Universitas Pendidikan Indonesia, diantaranya di Universitas Negeri Padang, Universitas Negeri Surabaya, dan Universitas Terbuka. Selain itu beberapa dosen ikut terlibat sebagai nara sumber (keynote speaker) dalam kegiatan konferensi dan seminar, baik nasional mau pun internasional. (Lampiran 19: Dokumen Kegiatan Dosen)

Dosen Program Studi Pendidikan Manajemen Perkantoran juga terlibat dalam kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat, sebagai bentuk penjabaran dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sebagian besar program penelitian dan pengabdian pada masyarakat dilaksanakan dalam lingkup nasional, sementara kegiatan internasionalisasi dalam bidang penelitian dan pengabdian pada masyarakat terus dirintis dan dikembangkan. Beberapa universitas mitra di luar negeri yang direncanakan terlibat dalam kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat, yaitu University Teknologi Mara (UiTM) Malaysia, Ton Duc Thang University Vietnam, dan Rajamangala University of Technology Krungthep Thailand.

Hampir semua dosen yang ada di lingkungan UPI mendapat kesempatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat melalui seleksi proposal yang diselenggarakan UPI dan pemerintah. Proposal yang dinyatakan lulus seleksi dibiayai dari berbagai sumber dana yang ada, baik dari UPI maupun dari luar universitas. Untuk pengembangan staff pengajar prodi mendorong dosen yang belum memiliki kualifikasi pendidikan S3 untuk mengikuti pendidikan S3. Selain dari mengikuti pendidikan formal S3, dosen juga dapat mengikuti seminar, workshop baik di dalam maupun di luar negeri. Sampai saat ini status dosen tidak ada yang berstatus dosen paruh waktu. Bagi dosen yang berminat mengembangkan diri seperti mengikuti pelatihan, workshop, program studi selalu memberikan batuan biaya sebagai bentuk kepedulian lembaga. Program studi mengharapkan dengan kemampuan dosen-dosen yang meningkat, tentuk akan berimbas pada proses pembelajaran di kelas yang lebih baik dan selalu Up to Date. Untuk staf administrasi dan tendik secara periodik fakulatas melakukan pelatihan dan penguatan kompetensi seperti pelatihan penggunaan software pendukung aktivitas kantor, workshop kearsipan dan pemotivasian.

Program studi Pendidikan Manajemen Perkantoran juga mendorong dosen untuk terlibat aktif dalam organisasi profesi seperti Asosiasi Profesi Sarjana dan Praktisi Perkantoran (ASPAPI) dan Lembaga Seritifikasi Profesi bidang Administrasi Perkantoran, sebagai bentuk aktualisasi diri dan penjaminan penguasaan kompetensi yang dipersyaratkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).