Standar 3: Pembelajaran, Pengajaran, dan Penilaian Siswa

Penyampaian materi mendorong mahasiswa untuk berperan aktif didalam proses pembelajaran. Mahasiswa dinilai menggunakan kriteria, aturan, dan prosedur yang jelas, yang diketahui oleh mahasiswa dan secara konsisten diterapkan. Prosedur penilaian dibuat untuk mengukur hasil belajar.

Belajar dan Pembelajaran
Sistem pembelajaran dibangun berdasarkan perencanaan yang relevan dengan tujuan, ranah belajar dan hierarkinya. Perkuliahan diselenggarakan dengan menerapkan Sistem Kredit Semester (SKS). Dengan sistem ini mahasiswa dapat melakukan perencanaan studi secara fleksibel sesuai dengan kondisinya masing-masing. Setiap mahasiswa pada awal semester diberi kesempatan untuk merencanakan sendiri beban studinya melalui konsultasi dengan dosen pembimbing akademik (PA). Kontrak kuliah dilakukan secara daring melalui laman http://siak.upi.edu/kontrak. Perkuliahan dilaksanakan berdasarkan kalender akademik dan jadwal perkuliahan yang telah ditentukan. Kalender akademik ditetapkan menjelang awal tahun akademik oleh Direktorat Akademik UPI. Jadwal kuliah disusun untuk 1 semester oleh Prodi yang bersangkutan melalui koordinasi dengan Fakultas, Direktorat Akademik, dan Direktorat TIK. Jadwal dibuat dengan menggunakan sistem penjadwalan pada mesin komputer/client yang sudah terkoneksi dengan sistem jaringan intranet UPI. Perkuliahan dilaksanakan dalam empat 4 jenis, yaitu: (1) perkuliahan di dalam/luar kelas; (2) praktikum di laboratorium; (3) Program Pengalaman Lapangan (PPL), yang mencakup sebutan praktik kerja/internship/magang/praktik industri; dan (4) Kuliah Kerja Nyata (KKN). Pembelajaran dilaksanakan menggunakan berbagai strategi dan teknik yang bervariasi, mendorong mahasiswa untuk berpikir kritis bereksplorasi, berkreasi dan bereksperimen dengan memanfaatkan aneka sumber. Pelaksanaan pembelajaran memiliki mekanisme untuk memonitor, mengkaji, dan memperbaiki secara periodik kegiatan perkuliahan (kehadiran dosen dan mahasiswa), penyusunan materi perkuliahan, serta penilaian hasil belajar.Untuk mahasiswa yang sedang melakukan kerja dengan part time maka dilakukan sistem kompensasi dengan tingkat kehadiran sebanyak 80% artinya maksimum 3 boleh kali tidak hadir dalam perkuliahan dan juga diberikan tugas tambahan. Proses pembelajaran mahasiswa didukung oleh pihak Universitas dengan diberikan berbagai fasilitas pendukung untuk pembelajaran baik dari infrastruktur didalam kelas ataupun diluar kelas. Contoh dukungan oleh pihak Universitas seperti menerapkan sistem informasi terpadu seperti www.sino.upi.edu. dan www.sias.upi.edu yang dapat digunakan oleh mahasiswa yang terkait dengan perkuliahan. Sarana dan prasarana pembelajaran, dirancang untuk memudahkan mahasiswa dengan kebutuhan khusus guna mengikuti kegiatan perkuliahan. Tersedianya fasilitas tramp dan lift memudahkan mahasiswa berkebutuhan khusus untuk tiba di ruang kelas, sehingga dapat mengikuti perkuliahan tatap muka. Untuk meningkatkakan kemampuan daya kritis dan kreasi mahasiswa, program studi juga mengikutsertakan mahasiswa dalam kegiatan penelaran mahasiswa, yang dikelola

Penyusunan Kegiatan Belajar dan Fisibilitas/keterlaksanaannya
Penyusunan mata kuliah dibagi kedalam tingkatan semester disesuaikan dengan jenjang persyaratan dalam mengkontrak suatu mata kuliah di semester yang sebelumnya, sebelum bisa mengkontrak mata kuliah selanjutnya di semester yang akan datang. Hal ini dilakukan karena setiap mata kuliah memiliki jenjang pendalaman ilmu dan hal ini yang dilakukan untuk menghindari adanya ketumpang tindihan dalam hal waktu dan isi materi. Sistem penilaian yang diterapkan di Program Studi Pendidikan  Manajemen Perkantoran FPEB UPI terdiri dari penilaian proses maupun hasil belajar mahasiswa yang dilaksanakan tiap semester. Prinsip penilaian itu sendiri seperti yang terdapat dalam Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi No. 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi mencakup prinsip edukatif, otentik, objektif, akuntabel, dan transparan. Penilaian hasil kemajuan presetasi belajar mahasiswa tiap semesternya terdiri dari: a. Kuis b. Tugas Kelompok dan/atau individu c. Diskusi kelompok d. UTS e. UAS.

Standar penilaian mengacu pada PEDOMAN Penyelenggaraan Pendidikan UPI Tahun 2014 Nomor: 4517/UN40/HK/2014, yaitu:  1. EVALUASI 1. Ujian Tengah Semester (UTS) 2. Ujian Akhir Semester (UAS) 3. Tugas Latihan Soal-Soal 4. Makalah 5. Penyajian & Diskusi 6. Kehadiran 2. Teknik Penilaian a. Nilai Tugas : 25% b. Nilai UTS : 35% c. Nilai UAS : 45% 3.

Kriteria Penilaian

Competence level Scoring categories
(%) Letter Number Degree
90 – 100 A 4,0 Excellent
85 – 89 A- 3,7 Fairly Excellent
80 – 84 B+ 3,4 Very good
75 – 79 B 3,0 Good
70 – 74 B- 2,7 Fairly good
65 – 69 C+ 2,4 More than enough
60 – 64 C 2,0 Enough
55 – 59 D 1,0 Not enough
<55 E <1,0 Fail

Untuk menanggapi keluhan atau saran dari mahasiswa dengan cara mahasiswa dapat menyampaikan secara langsung atau tertulis. Permasalahan mahasiswa dapat dikelompokkan menjadi beberapa kelompok terlebih dahulu diantaranya:jika berhubungan dengan akademik yang terjadi di tingkat prodi maka mahasiswa dapat menyampaikan secara langsung atau tertulis kepada staf program studi atau kepada Dosen program studi dan apabila keluhan dan saran tersebut dinilai berat maka akan diteruskan kepada Ketua Program Studi. Jika berhubungan dengan akademik yang terjadi di tingkat fakultas maka mahasiswa dapat menyampaikan secara langsung atau tertulis kepada Wakil Dekan bidang akademik di fakultas. Jika berhubungan dengan akademik yang terjadi di tingkat universitas maka mahasiswa dapat menyampaikan secara langsung atau tertulis kepada bagian Direktorat Akademik Universitas.

Ujian dan Susunan Ujian
Untuk jenis ujian yang diterapkan ada beberapa kelompok, diantaranya dapat melalui sistem online terpadu yaitu www.spot.upi.edu. Selain mengggunakan sistem online terpadu, ujian juga dapat dilaksanakan melalui Computer Based Test (CBT) dan ada juga yang menggunakan soal sistem pilihan ganda dan essay. Agar dapat melaksanakan tugas pembelajaran dengan baik, seorang dosen baru, diberi pelatihan yaitu program Applied Approach (AA). Dalam program ini, seorang calon dosen akan diberi pembekalan tentang cara mengembangkan rancangan bahan pembelajaran, merekonstruksi mata kuliah, evaluasi proses pembelajaran (PBM), menyusun bahan ajar, dan menyusun proposal Penelitian Tindakan Kelas (TPK). Sehingga diharapkan dosen yang mengajar dapat memberikan proses pembelajaran yang berkualitas. Untuk yang bertanggung jawab  mengatur jadwal ujian diserahkan kepada tim Kurikulum Program Studi yang tentunya bekerja sama dengan pihak Fakultas untuk mencocokkan jadwal baik dari Universitas ke Fakultas dan selanjutnya akan diteruskan ke Program Studi masing-masing. Informasi jadwal ujian, tercantum dalam Kalender Akademik dan disampaikan kepada mahasiswa melalui dosen mata kuliah. Jadwal Ujian Akhir Semester diumumkan tiga minggu sebelum pelaksanaan UAS dan diumumkan di Program Studi. Remedial bisa dilakukan sepanjang waktu jadwal UAS hingga sehari setelah jadwal UAS berakhir. Ujian yang dilakukan di kelas berupa ujian UTS dan UAS dilakukan secara terjadwal dikarenakan muncul dalam kalender akademik. Selanjutnya dalam proses pembuatan soal ujian setiap dosen diharuskan membuat soal dalam format ISO dikarenakan prodi dan fakultas sudah mendapatkan sertifikat ISO di dalam bidang pendidikan.

Selain penilaian pembelajaran secara internal di atas, kompetensi mahasiswa juga diukur dengan melibatkan pihak eksternal di luar program studi atau universitas, diantaranya kegiatan magang di perusahaan, program pengenalan lapangan di sekolah dan uji kompetensi Keahlian oleh Lembaga Serifikasi Profesi (LSP).

Dengan demikian metode penilaian yang diberikan kepada mahasiswa sangat bervariasi dan komprehensif, tidak hanya menggunakan tes secara tertulis, tetapi juga melibatkan alternative assessment, seperti observasi, portofolio, project, dan lain sebagainya.